bournesofdaytona.com – Harta kekayaan Thomas Djiwandono, yang baru dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), mencapai Rp74,4 miliar. Informasi tersebut berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang diajukan pada 23 Januari 2025, saat Thomas menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Dalam laporan itu, harta kekayaan Thomas terdiri dari sejumlah aset berharga. Porsi terbesar berasal dari tanah dan bangunan yang terletak di Jakarta Selatan, dengan luas 2.646 m² dan nilai sekitar Rp40,5 miliar. Selain itu, dia juga memiliki beberapa kendaraan, termasuk mobil Toyota Alphard, Hyundai Staria, dan Lexus, dengan total nilai alat transportasi dan mesin mencapai Rp4,21 miliar.
Tak hanya itu, Thomas Djiwandono juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp1,8 miliar, surat berharga sebesar Rp13,07 miliar, dan kas serta setara kas sebesar Rp14,83 miliar. Dengan rincian tersebut, ia tercatat tidak memiliki utang, menjadikannya sebagai salah satu pejabat negara yang bebas dari beban utang.
Sebagai Deputi Gubernur BI, Thomas akan menerima gaji bulanan sebesar Rp100 juta. Pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan dan kebijakan moneter di Indonesia, mengingat pengalaman sebelumnya sebagai Wakil Menteri Keuangan. Pengalaman dan keahlian Thomas di bidang keuangan diyakini akan memberikan kontribusi positif dalam menjalankan tugasnya di BI.
Dalam konteks ini, penting untuk terus memantau perkembangan kebijakan dan kinerja Bank Indonesia untuk memastikan stabilitas ekonomi nasional. Thomas Djiwandono diharapkan mampu menjalankan amanah ini dengan baik, demi kemajuan ekonomi Indonesia.