bournesofdaytona.com – Aktivitas nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pekalongan mengalami gangguan serius akibat pendangkalan alur sungai. Hal ini menyebabkan kapal-kapal berukuran besar tidak dapat keluar-masuk dengan lancar. Dalam pernyataan yang diberikan oleh Kepala PPN Pekalongan, Ibrahim, pada hari Selasa (27/1), ia menjelaskan bahwa kondisi ini mengakibatkan penundaan operasional kapal-kapal nelayan yang terpaksa terjebak di luar muara pelabuhan.
Pendangkalan alur sungai ini disebabkan oleh sedimentasi yang mengendap, yang semakin memperburuk aksesibilitas pelabuhan. Sebagai langkah untuk mengatasi permasalahan ini, pihak PPN Pekalongan berencana membentuk kepanitiaan pelaksana pengerukan alur sungai. Ibrahim menambahkan bahwa pengerukan akan dilaksanakan secara gotong royong oleh masyarakat setempat selama sepuluh hari mendatang.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memulihkan aktivitas nelayan, tetapi juga untuk meningkatkan efisiensi pelabuhan yang menjadi sumber kehidupan banyak orang. Dalam konteks ini, ketahanan masyarakat pesisir sangat bergantung pada kelancaran akses ke pelabuhan. Dengan adanya upaya ini, diharapkan para nelayan dapat kembali menjalankan aktivitas mereka dengan normal, yang pada gilirannya akan mendukung perekonomian lokal.
Sementara itu, para nelayan dan warga setempat berharap agar pengerukan dapat dilakukan secepatnya, agar gangguan terhadap aktivitas perikanan dapat diminimalisir. Kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya kerjasama antara instansi pemerintah dan masyarakat dalam menangani isu-isu lingkungan yang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari.