bournesofdaytona.com – Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di DKI Jakarta bertujuan untuk mengalihkan potensi hujan agar tidak turun di daratan, melainkan di perairan. Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohammad Yohan, menjelaskan bahwa OMC tidak berfungsi untuk menghentikan hujan, melainkan untuk mengarahkan hujan ke lokasi yang diinginkan.
Proses OMC dilakukan dengan menggunakan pesawat yang menyasar awan-awan hujan yang terletak di atas laut. Penaburan garam dilakukan setelah awan dipastikan berada di wilayah perairan, khususnya di lokasi seperti Selat Sunda, di mana awan-awan tersebut berpotensi bergerak menuju Jakarta dan Jawa Barat. Yohan menekankan bahwa semua tahapan dalam pelaksanaan OMC sudah melalui perhitungan yang matang bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Dengan cara ini, diharapkan hujan dapat diturunkan di atas laut, meminimalkan kemungkinan terjadinya banjir di kawasan daratan. Yohan juga menyatakan bahwa pelaksanaan OMC dilakukan sesuai dengan kajian ilmiah dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Dia menegaskan bahwa, dalam konteks ilmiah, energi yang ada dalam hujan hanyalah dapat dialihkan, bukan dihilangkan.
Yohan juga menambahkan bahwa OMC bukanlah tindakan yang melawan hukum alam, melainkan sebuah upaya untuk mengelola fenomena cuaca secara lebih baik dengan mematuhi prinsip-prinsip yang ada. Melalui OMC, diharapkan perilaku cuaca dapat lebih teratur dan meminimalkan risiko bencana alam di wilayah Jakarta.