bournesofdaytona.com – MG Motor Indonesia mengumumkan komitmennya untuk memperluas jajaran produk di pasar Indonesia pada tahun 2026 melalui strategi multi powertrain. Hal ini disampaikan dalam peluncuran MG S5 EV di Jakarta, di mana Harry Kurniawan selaku Kepala Pemasaran MG Motor Indonesia menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada kendaraan listrik murni. Mereka juga akan memperkenalkan model hybrid dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) guna menjangkau berbagai segmen pasar.
Dari pandangan Harry, kebutuhan konsumen Indonesia saat ini beragam, sehingga MG memperkenalkan strategi multi powertrain yang mencakup hybrid, PHEV, dan EV. Dalam peluncuran tersebut, MG S5 EV menjadi produk pertama yang diluncurkan di tahun 2026, diikuti oleh rencana peluncuran beberapa model baru dalam segmen SUV dan kendaraan penumpang lainnya.
MG memastikan bahwa setiap model yang dibawa ke Indonesia akan disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan permintaan konsumen. Dari sisi teknologi, MG S5 EV menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) yang dirancang untuk efisiensi dan daya tahan. Baterai ini dikembangkan menggunakan platform modular yang dikhususkan untuk kendaraan listrik.
Perusahaan ini juga membuka peluang untuk menghadirkan teknologi baterai solid-state di masa mendatang, meskipun teknologi ini masih dalam tahap pengembangan global. Harry mengungkapkan bahwa meskipun pasar kendaraan listrik di Indonesia masih memiliki potensi yang besar, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah melalui kebijakan dan insentif, termasuk dalam produksi lokal dan infrastruktur.
Dengan strategi produk yang adaptif, MG optimistis dapat tetap bersaing dan relevan di tengah dinamika pasar otomotif yang terus berkembang. Harry menambahkan, dukungan pemerintah sangat diharapkan untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di tanah air.