bournesofdaytona.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia akan melangsungkan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada 30 November hingga 2 Desember 2025. Dalam acara ini, Kadin mengusulkan lima strategi prioritas yang akan menjadi fokus pembahasan.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menjelaskan bahwa strategi pertama adalah perluasan lapangan kerja dan kesejahteraan. Hal ini dianggap penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kedua, terdapat upaya untuk meningkatkan produktivitas nasional yang menjadi kunci daya saing. Anindya menekankan, meskipun Indonesia memiliki tarif yang relatif rendah dalam negosiasi dengan Amerika, produktivitas yang rendah serta biaya logistik yang tinggi menjadi tantangan besar.
Strategi ketiga mencakup peningkatan inovasi dan industrialisasi, termasuk peningkatan kandungan dalam negeri dan penerapan ekonomi sirkular. Keempat adalah fokus pada peningkatan investasi dan kepastian hukum yang diperlukan untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif. Anindya menambahkan bahwa lima strategi ini bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan yang ada.
Dalam konteks ini, Rapimnas 2025 diharapkan menjadi momentum evaluasi serta penyusunan rencana strategis bagi dunia usaha di Indonesia. Dengan perubahan format menjadi pendekatan bottom-up, Kadin akan mengumpulkan keputusan dan rekomendasi dari daerah serta sektor usaha sebelum mencapai keputusan akhir. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap kebijakan ekonomi nasional dan menciptakan iklim investasi yang lebih baik.