bournesofdaytona.com – Merek otomotif asal China, Geely, telah mengumumkan rencana untuk memperkuat lokalisasi produknya serta membawa dua submerek premium, Zeekr dan Lynk & Co, ke Indonesia. Dalam upaya memperluas pangsa pasarnya di tanah air, Geely menargetkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 60 persen untuk produk yang dirakit secara lokal.
Evin Ye, Vice President Geely Automobile International Corporation, menyatakan komitmen jangka panjang perusahaan di Indonesia. “Kami ingin Geely menjadi brand otomotif China dengan TKDN tertinggi di pasar Indonesia,” ujarnya. Saat ini, Geely telah melakukan perakitan lokal untuk tiga model, yaitu Geely EX2, Geely EX5, dan Starray EM-i, di fasilitas perakitan di Purwakarta yang mampu memproduksi hingga 60 unit kendaraan per hari.
Dalam upaya memperluas jaringan, Geely menargetkan memiliki 80 lokasi diler resmi pada tahun 2026, saat ini sudah terdapat 35 diler yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk Jawa, Sumatra, dan Kalimantan. Kehadiran dua submerek Zeekr dan Lynk & Co diharapkan memberikan lebih banyak pilihan kendaraan premium untuk konsumen Indonesia.
Geely juga memperkenalkan mobil listrik keduanya di Indonesia, Geely EX2, yang diluncurkan pada 20 Januari. Mobil ini dipasarkan dengan harga resmi Rp255-285 juta per unit, dan memberikan promo harga bagi 2.000 pemesan pertama. Dalam waktu singkat, mobil ini telah menarik lebih dari 1.500 pemesanan sejak prapesan dimulai pada November lalu. Geely menunjukkan komitmennya dalam memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia dengan inovasi dan perluasan produk yang berkelanjutan.